80s toys - Atari. I still have
sonangniroha
sonang niroha
DOSNIROHA MANDAILING
Lagu Mandailin Mp3
Lagu Mandailing 3gp
RENUNGAN HAMBA YANG DHO'IF
Waktu cepat berlalu bila dilihat kembali kebelakang dan lama terjadi bila di tunggu. Masa lalu sangat berharga untuk menghadapi yang akan datang. Inilah kunci dari segala permasalahan manusia sejak zaman adam hingga akhir masa. ALLAH maha penguasa&pengatur yang menciptakan hanya dua masa yakni. Dunia:Akhirat,Hidup:Mati,Siang:Malam, Kaya:Miskin dst.keseimbangan yang dianugrahkan nya begitu indah untuk kita jalani. Entah kenapa sifat kemunafikan&ketamakan masih kita dipelihara dipanggung sandiwaraNYA ini. Disini saya bukan menghakimi tapi berbagi tanya apakah kemunafikan&ketamakan merupakan keseimbangan ..?jawabanku 'Ya' keseimbangan seseorang yang mau kembali keistiqomahan &kedermawanan. Masa lampau dan saat sekarang ini tidaklah berbeza, karena dunia nya masih dunia yang sama. Dan kehidupan nya pun begitu juga. Tidak usah kaget,manusia adalah makhluk paling sempurna ciptaan ALLAH SWT. Dan kesempurnaan itu di imbangi kekurangan dengan arti sifat nya.contohnya dalam jual/beli adakah keuntungan sipenjual jika pembelinya tidak ada.tapi karena keseimbangan ada, maka ada jual berarti ada beli dan sama_sama mendapatkan keuntungan kesempurnaan. Kita hanya sifat yang dititipkan masa/ waktu buktinya jika, masa hari gelap itu artinya malam bila kita tidak serakah, itu masa matahari mengisyaratkan beristirahat agar lebih sempurna menyambut salam paginya sang surya mengantar masa terang untuk mencari rizqi yang sudah dijaminnya. Inilah yang namanya waktu/masa kita manusia hanya mensifati tidak memiliki hak mempunyainya karena kita sama_sama ada yang memilikiNYA. Seandainya masa/waktu itu kepunyaan kita pasti tidak pernah merasa ada masa lalu dan masa depan, dikarenakan merasa yang punya kita sendiri dengan perbandingan jika aku yang mempunyai masa/waktu itu, tak kan kubiarkan diriku merasakan masa tua,masa miskin,masa sakit tapi karena kita hanya hamba yang hanya dianugrahi untuk mensifati. Makanya terjadi keseimbangan dan tidak akan terucap kalimat di atas bila keserakahan&ketamakan itu disifati masa/waktu yang berlalu. Dengan mensifati keistiqomahan&keikhlasan memohon ridho NYA....@sonang niroha